Lombok Tengah – Dalam rangka mempererat persatuan sekaligus menjaga kondusifitas wilayah, TNI dan Polri di Kabupaten Lombok Tengah menggelar doa bersama dan sholat ghaib di halaman Mapolres Lombok Tengah, Sabtu (30/8/2025).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh personel Kodim 1620/Loteng, jajaran Polres Lombok Tengah, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan lintas agama Islam, Kristen, dan Hindu.
Dandim 1620/Loteng, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa bersama ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas keamanan dan ketenteraman yang dirasakan masyarakat Lombok Tengah. Ia menegaskan, TNI dan Polri merupakan satu keluarga yang harus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
“Apapun yang terjadi di luar sana, Lombok Tengah harus tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi, laksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas,” tegasnya.
Selain itu, Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk ikut berperan menjaga kamtibmas. Menurutnya, keributan yang terjadi di berbagai daerah bisa jadi merupakan bagian dari upaya pihak asing untuk melemahkan bangsa.
“Oleh karena itu, TNI-Polri harus solid menjaga keamanan, begitu pula masyarakat harus bersatu mendukung terciptanya kedamaian,” ujarnya.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, menambahkan bahwa soliditas TNI-Polri adalah kunci menjaga keamanan di wilayah. Ia mengajak semua pihak agar tidak mudah terprovokasi maupun diadu domba.
“Kita melaksanakan doa bersama agar bangsa ini senantiasa diberi kedamaian. Mari tetap kompak, solid, dan semangat dalam melaksanakan tugas,” tandasnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan siaga satu aparat TNI-Polri Lombok Tengah sebagai langkah antisipasi perkembangan situasi nasional yang berpotensi berdampak ke daerah.